Langkah-langkah pendaftaran Merek di Ditjen HKI

Langkah-langkah pendaftaran Merek di Ditjen HKI

Pentingnya mendaftarkan Merek Dagang

Perlu diketahui, merek merupakan komponen yang sangat vital bagi sebuah bisnis. Tanpa merek, maka seorang pelaku usaha dipastikan tidak akan bisa mengenalkan produk maupun jasa mereka pada konsumen. Namun, dengan menggunakan merek mereka bisa mengenalkannya dengan sangat mudah dan cepat pada calon konsumen.

Itulah mengapa merek bagi sebuah usaha menjadi komponen yang tidak boleh diabaikan. Walaupun masih banyak pemilik usaha yang abai akan hal ini.

Jika kita merujuk pada peraturan, pendaftaran merek membutuhkan waktu yang tidak sebentar, setidaknya kita harus menunggu proses pendaftaran merek hingga 14 bulan lamanya.Sedangkan untuk biaya, biasanya sudah ditetapkan secara resmi, sehingga dipastikan tidak ada pungutan-pungutan dari petugas.

Kecuali jika anda menggunakan jasa pendaftaran merek dagang. Tentu saja anda harus membayar jasa mereka.

Pemerintah sendiri sangat mendorong agar para pelaku usaha agar mendaftarkan merek dagang mereka ke Ditjen HKI. Sehingga peluang produk mereka di jiplak mentah-mentah oleh kompetitor akan semakin sedikit peluangnya.

Prosedur Pendaftaran Merek

Khusus untuk prosedur pendfataran merek di Ditjen HKI ada 2 prosedur yang harus dilewati. Pertama, proses pengajuan pendaftaran merek oleh pemohon dan selanjutnya akan di verifikasi oleh Ditjen Hak Kekayaan Intelektual.

Perlu juga anda ketahui, untuk proses pengajuan permohonan pendaftaran merek dagang ini bisa diwakilkan kepada konsultan HKI. Anda bisa kunjungi kantorny secara langsung atau mungkin bisa juga mencari informasinya melalui Internet.

Tahapan Verifikasi

Pada tahapan verifikasi, maka Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) akan melakukan beberapa langkah berikut ini:

#Pemeriksaan Subtantif

Beberapa hal yang termasuk pada pemeriksaan subtantif adalah apakah merek yang didaftarkan sudah sesuai dengan kategori yang dimohonkan atau tidak. Termasuk pemeriksaan apakah merek dagang yang didaftarkan sudah terdaftar sebelumnya atau tidak.

Pemeriksaan subtantif merupakan tahapan yang sangat penting oleh Ditjen HKI, sehingga dikemudian hari tidak terjandi masalah karena kelalaian pada tahapan ini.

Untuk waktu yang dibutuhkan dalam proses pemeriksaan subtantif adalah 30 hari kerja terhitung sejak permohonan pendaftaran merek dagang diterima.

#Pengumunan Permohonan

Jika permohonan merek disetujui, selanjutnya Ditjen HKI akan mengumumkan permohonan tersebut pada berita resmi merek selama 3 bulan lamanya. Ini artinya, anda harus menunggu hingga 3 bulan lagi setelah pada tahapan sebelumnya anda menunggu hingga 1 bulan.

#Keberatan dan Sanggahan

Selama 3 bulan pengumuman pendaftaran merek pada berita resmi merek, setiap pihak dimungkinkan untuk mengajukan keberatan secara tertulis kepada Ditjen HKI (Hak Kekayaan Intelektual) atas permohonan pendaftaran merek yang sudah diumumkan.

Biasanya, proses pengajuan keberatan ini dikenakan biaya tertentu sesuai peraturan di Ditjen HKI

# Pemeriksaan Ulang

Jika seandainya pada tahapan pengumuman pendaftaran merek ada yang mengajukan keberatan, maka Ditjen HKI akan menjadikan keberatan tersebut untuk memeriksa kembali permohonan pendaftaran merek yang diajukan sebelumnya.

Baca juga: Hak Paten & Perlindungan Undang-Undang

Akan tetapi, jika pada masa pengumuman tidak ada pengajuan keberatan maupun sanggahan, maka dalam jangka waktu 30 hari sejak berakhirnya pengumuman, Ditjen HKI akan menerbitkan serta memberikan sertifikat merek kepada pemohon. Biasanya juga dikenai biaya seesuai dengan peraturan Ditjen HKI.

Itulah beberapa tahapan pendaftaran merek dagang di Ditjen HKI. Sangat mudah dan praktis. Namun, jika anda ingin menggunakan Jasa Pendaftaran Merek, tentu saja hal tersebut sangat dimungkinkan.

Mudah-mudahan tulisan singkat tentang cara pendaftaran merek dagang di Ditjen HKI ini bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *